Perilaku Konsumen (Softskill)

Sikap Motivasi dan Mawas Diri

1.      Sikap Motivasi

Motivasi didefinisikan sebagai keadaan dalam diri individu yang menyebabkan mereka berperilaku dengan cara yang menjamin tercapainya suatu tujuan. Motivas menerangkan mengapa orang-orang berperilaku seperti yang mereka lakukan.

Secara umum motivasi sering diartikan sebagai sesuatu yang ada pada diri seseorang yang dapat mendorong, mengaktifkan, menggerakan dan mengarahkan perilaku seseorang. Motivasi dalam diri manusia terdorong karena adanya keinginan untuk hidup, keinginan untuk memliki sesuatu, keinginan akan adanya pengakuan, keinginan akan kekuasaan, secara ringkas motivasi merupakan dorongan atau keinginan yang dapat dicapai dengan perilaku tertentu.

Teori Motivasi Maslow Sesuai dengan Kebutuhan dan Kegunaannya yaitu :

  1. Dengan memahami kebutuhan {need} pada diri kita maka dengan sendirinya kita dapat memahami apa dan bagaimana serta siapa diri kita sebenarnya.
  2. Untuk membantu agar lebih mudah menyesuaikan diri dan sangat membantu untuk memahami orang lain dari berbagai lingkungan sosial.
  3. Identitas diri sangat membantu mempertebal keyakinan serta rasa percaya diri dalam pengembangan kepribadian.

Motivasi dan pengetahuan akan membawa individu berkembang menjadi pribadi yang mampu mengembangkan diri sesuai dengan potensi diri dan pengetahuan yang dimilikinya, sehingga dapat menjadi individu yang unggul dan memiliki daya saing. Dengan adanya motivasi yang tinggi tumbuh di dalam diri seseorang, maka dia akan mampu memaksimalkan setiap potensi yang ada pada dirinya. Oleh karena itu sikap motivasi penting untuk setiap orang untuk terus bersemangat dalam menjalankan kehidupan dan mampu mengembangkan potensi dirinya.

 

2.      Sikap Mawas Diri

Mawas diri adalah kemampuan untuk mengatur respons sosial di dunia nyata, mengubah apa yang akan dilakukan agar sesuai dengan kultur, lingkungan, dan kebiasaan dalam  berkomunikasi. Mengetahui siapa diri maka akan sadar dan mawas diri. Salah satu contoh mawas diri contohnya, karena hidup di dunia ini adalah ujian dimana di dunia ini tidak ada yang abadi seharusnya kita sadar bahwa tidak ada yang abadi di dunia inilah berarti hidup itu ujian yang kunci menjawabnya adalah keikhlasan. Keikhlasan dalam menjalani kehidupan dan keikhlasan dalam berbagi kepada sesama maupun bermanfaat bagi orang lain di dunia ini.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia mawas diri adalah suatu yang menjadi teladan atau pelajaran juga sebagai suatu yang membayangkan perasaan yaitu isi hati dan keadaan batin.

Mawas diri menurut Marbangun Hardjowirogo ialah meninjau ke dalam, hati nurani kita guna mengetahui benar tidaknya, suatu tindakan yang telah di ambil. Secara teknis psikiologis usaha tersebut dapat dinamakan juga instropeksi yang pada dasarnya ialah pencarian tanggung jawab ke hati nurani mengenai suatu perbuatan. Orang jawa sering berbicara tentang mawas diri dan berusaha pula untuk mempraktikkannya guna mendapatkan jawaban atas persoalan yang di hadapinya yakni apakah suatu perbuatan yang di lakukannya, suatu tindakan yang di ambilnya secara moral dapat di benarkan dan dapat di pertanggungjawabkan, adapun jawaban yang di cari adalah menelaah hati nurani.


Daftar Isi

http://liarahmadanii.blogspot.com/2013/12/sikap-motivasi-dan-mawas-diri.html

http://www.academia.edu/3771399/Personality_Development

http://www.lintas.me/go/maulanasamsudin.blogspot.com/sikap-motivasi-dan-mawas-diri

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s