Perilaku Konsumen (Softskill)

Pengaruh Kelas Sosial dan Status Sosial

1.      Kelas Sosial

Kelas sosial dapat didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda, sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah, dalam kata lain ada perbedaan antara yang kaya dan miskin.

Pengaruh dari adanya kelas sosial terhadap perilaku konsumen begitu tampak dari pembelian akan kebutuhan untuk sehari-hari, bagaimana seseorang dalam membeli akan barang kebutuhan sehari-hari baik yang primer ataupun hanya sebagai penghias dalam kelas sosial begitu berbeda.

Pembagian Kelas Sosial terdiri atas 3 bagian yaitu :

Berdasarkan Status Ekonomi.

A.  Aristoteles membagi masyarakat secara ekonomi menjadi kelas atau golongan :

– Golongan sangat kaya

– Golongan kaya dan

– Golongan miskin.

B. Karl Marx juga membagi masyarakat menjadi tiga golongan, yakni:

a. Golongan kapitalis atau borjuis : adalah mereka yang menguasai tanah dan alat produksi.

b. Golongan menengah : terdiri dari para pegawai pemerintah.

c. Golongan proletar : adalah mereka yang tidak memiliki tanah dan alat

d. produksi. Termasuk didalamnya adalah kaum buruh atau pekerja pabrik.

C. Pada masyarakat Amerika Serikat, pelapisan masyarakat dibagi menjadi enam kelas yakni :

a. Kelas sosial atas lapisan atas (Upper-upper class)

b. Kelas sosial atas lapisan bawah (Lower-upper class)

c. Kelas sosial menengah lapisan atas (Upper-middle class)

d. Kelas sosial menengah lapisan bawah (Lower-middle class)

e. Kelas sosial bawah lapisan atas (Upper lower class)

f. Kelas sosial lapisan sosial bawah-lapisan bawah (Lower-lower class)

D. Dalam masyarakat Eropa dikenal 4 kelas, yakni :

a. Kelas puncak (top class)

b. Kelas menengah berpendidikan (academic middle class)

c. Kelas menengah ekonomi (economic middle class)

d. Kelas pekerja (workmen dan Formensclass)

e. Kelas bawah (underdog class)

Kelas Sosial atau Golongan sosial mempunyai arti yang relatif lebih banyak dipakai untuk menunjukkan lapisan sosial yang didasarkan atas kriteria ekonomi. Jadi, definisi Kelas Sosial atau Golongan Sosial ialah Sekelompok manusia yang menempati lapisan sosial berdasarkan kriteria ekonomi.

2.      Status Sosial

Setiap individu dalam masyarakat memiliki status sosialnya masing-masing. Status merupakan perwujudan atau pencerminan dari hak dan kewajiban individu dalam tingkah lakunya. Status sosial sering pula disebut sebagai kedudukan atau posisi, peringkat seseorang dalam kelompok masyarakatnya. Pada semua sistem sosial, tentu terdapat berbagai macam kedudukan atau status, seperti anak, isteri, suami, ketua RW, ketua RT, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Guru dsbnya.

Akibat yang Ditimbulkan Status Sosial

Kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan. Apabila status-status yang dimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau pertentangan. Hal itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik Status. Jadi akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnya konflik status.

Konflik Status adalah pertentangan karena statusnya

Macam-macam Konflik Status :

A.    Konflik Status bersifat Individual :

Konflik status yang dirasakan seseorang dalam batinnya sendiri.

Contoh:

– Seorang wanita harus memilih sebagai wanita karier atau ibu rumah tangga

– Seorang anak harus memilih meneruskan kuliah atau bekerja.

B.     Konflik Status Antar Individu :

Konflik status yang terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lain, karena status yang dimilikinya.

Contoh :

–  Perebutan warisan antara dua anak dalam keluarga

– Tono beramtem dengan Tomi gara-gara sepeda motor yang dipinjamnya dari kakak mereka.

C.     Konflik Status Antar Kelompok:

Konflik kedudukan atau status yang terjadi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.

Oleh Karena itu Status/kedudukan adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial atau kelompok masyarakat berkaitan dengan hak dan kewajibannya.


Daftar Pustaka :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/pengaruh-kelas-sosial-terhadap-perilaku-konsumen/

https://sman1waledcirebon.files.wordpress.com/2013/01/kelas-sosial-status-sosial-peranan-sosial-dan-pengaruhnya.pdf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s